Bandung, BBF – Pullman Bandung Grand Central menjadi saksi terselenggaranya fullday workshop Pengusaha Paham Pajak (PPP) pada Sabtu, 29 November 2025. Workshop ini hadir dengan semangat mengajak para pengusaha untuk lebih memahami sistem perpajakan yang terus berkembang dan semakin dinamis.
Workshop PPP: Perpajakan Bertemu Dunia Digital
Acara ini dipimpin langsung oleh CEO BBF, Rizki Cahayanda, yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun di dunia perpajakan dan bisnis. Tidak hanya itu, PPP kali ini juga menghadirkan Andrian Pirnanda, seorang expert di platform digital, khususnya TikTok.
Kehadiran Andrian membuat workshop semakin menarik, karena selain membahas perpajakan, peserta juga diajak memahami bagaimana dunia marketplace yang kini semakin menjadi sorotan otoritas pajak.

Materi Bernilai untuk Para Pengusaha
Dalam PPP Batch 6, peserta mendapatkan materi yang relevan dengan tantangan bisnis saat ini, antara lain:
- Strategi Menyelesaikan SP2DK & Pemeriksaan Pajak
- Tax Planning Business Owner
- Strategi Pajak Seller TikTok & Marketplace
- Pembahasan Studi Kasus (Real Case)
Materi ini dirancang agar pengusaha tidak hanya paham aturan, tetapi juga siap menghadapi dinamika perpajakan di era digital.
Antusiasme Peserta dari Berbagai Kota
Workshop PPP Batch 6 diikuti oleh 32 peserta dari berbagai daerah. Menariknya, ada peserta yang datang jauh-jauh dari Prabumulih untuk mengikuti acara ini. Antusiasme ini menunjukkan betapa pentingnya pemahaman perpajakan bagi para pelaku usaha, terutama di tengah perubahan regulasi dan pengawasan yang semakin ketat.
Event Pengusaha Paham Pajak Jadi Wadah Edukasi Pajak
Dengan kombinasi materi perpajakan dan strategi menghadapi marketplace, PPP menjadi wadah edukasi yang relevan bagi pengusaha. Acara ini bukan hanya sekadar workshop, tetapi juga forum berbagi pengalaman nyata, solusi praktis, dan strategi bisnis yang berkelanjutan.








