Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai, jika....

Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai, jika….

Bandung, BBF – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan membekukan Bea Cukai jika tidak berbenah dalam satu tahun. Ancaman ini muncul setelah keluhan pengusaha baja terkait impor yang merugikan industri lokal.

Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai, jika….

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Akan Bekukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai apabila tidak berhasil membenahi diri dalam satu tahun ke depan. Purbaya mengaku diberi target langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki kinerja Bea Cukai. Jika gagal, maka opsi pembekuan akan dilakukan, seperti era Presiden Soeharto ketika tugas Bea Cukai sempat diserahkan kepada perusahaan Swiss, SGS.

Purbaya Akan Bekukan, Teguran Serius untuk Bea Cukai

Dalam pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa pembekuan bukan ancaman kosong. “Kalau memang enggak bisa perform ya kami bekukan dan betul-betul beku. Artinya, 16.000 pekerja Bea Cukai kami rumahkan,” ujarnya. Meski begitu, ia menekankan bahwa tidak semua pegawai bermasalah. Masih ada petugas yang bisa dibentuk dan diberi kesempatan untuk memperbaiki diri.

Purbaya menilai langkah ini lebih baik daripada langsung menutup instansi tanpa peringatan. Ia meminta waktu setahun untuk melakukan “bersih-bersih” internal agar citra Bea Cukai bisa kembali positif.

Keluhan Pengusaha Baja Jadi Pemicu

Ancaman Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai muncul setelah mendengar keluhan pengusaha baja dalam Rapimnas Kadin 2025. Ketua Umum Indonesia Society of Steel Construction (ISSC), Budi Harta Winata, menyampaikan bahwa impor baja yang tak terkendali membuat industri lokal terpuruk. Bahkan, perusahaannya harus memangkas jumlah pekerja dari 1.000 juru las menjadi hanya 70 orang1.

Budi meminta agar Bea Cukai memperketat pengawasan barang impor, terutama produk yang sebenarnya bisa diproduksi di dalam negeri. Menurutnya, lemahnya pengawasan membuat banyak pekerja lokal kehilangan pekerjaan.

Reaksi dan Langkah Lanjutan

Purbaya berjanji akan mempelajari masalah tersebut dan melihat langsung pengawasan Bea Cukai di lapangan. Ia bahkan mengaku curiga bahwa laporan dari internal Bea Cukai tidak sesuai dengan kenyataan. “Kalau saya tanya ke anak buah saya, bagus terus. Saya tanya Bea Cukai ada impor baja? ‘Enggak ada Pak’. Saya tanya pelaku, ada. Yang mana yang bener, tapi gua yakin anak buah gua ngibulin gue,” ucapnya.

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama menanggapi ancaman ini sebagai bentuk koreksi. Ia menyebut Bea Cukai sedang berbenah, memperbaiki kultur kerja, meningkatkan pengawasan, dan bahkan mulai memanfaatkan teknologi AI untuk menghindari praktik ilegal.

Ancaman Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai adalah peringatan keras agar instansi ini segera berbenah. Dengan tekanan dari pengusaha baja dan mandat dari Presiden, masa depan Bea Cukai kini bergantung pada kemampuan mereka memperbaiki diri dalam satu tahun ke depan.

Urusan pajak menjadi lebih mudah

Bukan hanya kemudahan, Konsultan pajak bandung BBF siap membantu sahabat BBF dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.

Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa  mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.

Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!

Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3701 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!

Follow dan kunjungi kami melalui:
X (Twitter)
Visit Us
Follow Me
Bagikan artikel ini
Mochamad Fajar Aulia
Mochamad Fajar Aulia
Articles: 1516

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *