Bandung, BBF – Pernah denger pernyataan kalau warga Indonesia yang punya penghasilan Rp20.000 per hari itu nggak termasuk kategori miskin? Kedengerannya aneh ya? Tapi faktanya emang begitu, dan ini bikin banyak orang geleng-geleng kepala.
Daftar isi
ToggleKok Bisa 20 Ribu Gak Dianggap Miskin?
Gini, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), standar garis kemiskinan Indonesia tahun 2024 sekitar Rp550 ribu per bulan per kapita, atau setara kurang lebih Rp18.000-an per hari. Artinya, kalau kamu punya penghasilan lebih dari itu, kamu dianggap tidak miskin secara data statistik.
Nah, kalau kamu dapet Rp20.000 per hari aja, kamu udah lewat garis kemiskinan versi pemerintah. Tapi pertanyaannya: Emang cukup gitu buat hidup?
Bayangin ya, dengan 20 ribu per hari, kamu harus makan, bayar kos, transportasi, mungkin punya anak yang butuh sekolah, dan kebutuhan lain-lain. Belum lagi kalau sakit.
Baca Juga: Pajak Era Jokowi Si Miskin Menderita Si Kaya Bahagia
Standar yang Terlalu Rendah?
Banyak orang ngerasa, standar garis kemiskinan di Indonesia itu terlalu rendah. Bener sih, secara teknis dan statistik bisa dijustifikasi, tapi secara realitas hidup, itu jauh banget dari cukup.
Dan ini yang bikin orang bertanya:
“Kenapa bukannya bantu rakyat yang bener-bener butuh, malah bikin standarnya makin rendah biar kelihatan angka kemiskinan turun?”
Yup, banyak yang bilang ini semacam ilusi data. Miskin “di atas kertas” bisa jadi gak miskin, tapi miskin “di kehidupan nyata” tetep aja hidupnya berat.
Baca Juga: 554 Ribu Pekerja Terancam PHK Kalau PPN Naik 12 Persen
Terus, Gimana Sama Anak-anak yang Gak Bisa Sekolah?
Nah ini dia mirisnya. Kalau berdasarkan data, orang tua mereka dianggap “tidak miskin”, ya otomatis gak dapat bantuan pendidikan. Padahal, faktanya:
Banyak anak masih putus sekolah karena biaya.
Ada yang gak punya akses internet buat belajar.
Bahkan seragam dan alat tulis aja gak kebeli.
Tapi karena secara statistik keluarga mereka “di atas garis kemiskinan”, mereka gak dapet bantuan sosial atau beasiswa dari pemerintah.
Apa Solusinya?
Kita butuh ukuran yang lebih realistis, bukan cuma garis kemiskinan berdasarkan konsumsi makanan pokok.
Harusnya diperhitungkan juga:
Biaya pendidikan
Kesehatan
Transportasi
Tempat tinggal layak
Karena hidup itu bukan cuma soal makan nasi sama tempe. Penghasilan Rp20 ribu per hari memang secara statistik bikin kamu “bukan orang miskin”, tapi secara kualitas hidup, itu belum tentu cukup. Pemerintah perlu ubah cara ngeliat kemiskinan, bukan cuma dari angka, tapi dari kenyataan di lapangan.
Urusan pajak menjadi lebih mudah
Bukan hanya kemudahan, bisnis best friend siap membantu sahabat bbf dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.
Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.
Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!
Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3701 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!










