Isi Nilai Saat Ini di SPT? Jangan Asal Tebak

Isi Nilai Saat Ini di SPT? Jangan Asal Tebak

Bandung, BBF – Waktu kamu lapor SPT Tahunan di Coretax, pasti nemu kolom yang bikin mikir: harus Isi Nilai Saat Ini untuk beberapa jenis harta. Banyak yang nanya, “Emang buat apa sih? Kan sudah isi harga belinya waktu dulu?”

Nah, ternyata kolom ini bukan formalitas. DJP bilang tujuannya buat lihat profil harta kamu dan menilai kewajaran antara penghasilan, harta, dan piutang. Jadi ini bukan sekadar angka tambahan.

Kenapa Kamu Harus Isi Nilai Saat Ini?

Dulu, sebelum era Coretax, semua harta digabung dalam satu tabel. Sekarang tabelnya dipisah-pisah. Ada kelompok kas, piutang, harta bergerak, harta tidak bergerak, sampai investasi. Untuk kas dan piutang, kamu cukup isi saldo akhir tahun. Tapi untuk rumah, mobil, saham, dan investasi lain, kamu wajib Isi Nilai Saat Ini.

Kenapa? Karena DJP ingin melihat pergerakan harta kamu secara wajar. Misalnya, kamu beli rumah 10 tahun lalu Rp400 juta. Sekarang nilainya Rp800 juta. Di SPT, kamu tetap tulis harga perolehan Rp400 juta, tapi kamu juga perlu Isi Nilai Saat Ini sesuai nilai pasar atau NJOP.

Dengan begitu, kalau nanti rumah itu dijual dan uangnya masuk ke rekening kamu, sistem gak akan heran.

Masih Banyak yang Takut

“Kalau saya isi harga sekarang lebih tinggi, nanti pajak saya naik?” Enggak. Kolom ini bukan buat langsung nagih pajak tambahan. Ini lebih ke profiling dan kewajaran.

Contohnya begini: Kalau tiba-tiba rekening kamu nambah Rp800 juta, tapi di laporan harta gak ada aset yang dijual, itu bisa jadi pertanyaan. 

Tapi kalau sebelumnya kamu sudah Isi Nilai Saat Ini rumah sebesar Rp800 juta, lalu rumah itu hilang dari daftar harta dan rekening kamu naik, itu logis. Sistem melihat perpindahan aset, bukan tiba-tiba kaya.

Begitu juga dengan mobil. Mobil biasanya depresiasi. Kamu beli Rp300 juta, sekarang mungkin nilainya Rp180 juta. Di situ kamu tetap tulis harga beli, lalu Isi Nilai Saat Ini berdasarkan NJKB atau harga pasar wajar.

Intinya, ini soal transparansi angka. DJP ingin lihat konsistensi antara penghasilan, harta, dan perubahan saldo. Bukan sekadar total kekayaan. Karena yang sering jadi masalah bukan jumlah hartanya, tapi lonjakan yang gak punya cerita.

Jadi waktu kamu ketemu kolom nilai pasar atau kolom terbaru itu, jangan asal isi. Jangan juga dikosongkan. Kalau memang wajib, Isi Nilai Saat Ini sesuai kondisi wajar di pasar.

Karena SPT itu bukan cuma laporan angka. Tapi rekam jejak keuangan kamu. Dan yang bikin aman bukan hartanya kecil atau besar. Tapi ceritanya masuk akal.

Urusan pajak menjadi lebih mudah

Bukan hanya kemudahan, Konsultan pajak bandung BBF siap membantu sahabat BBF dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.

Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa  mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.

Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!

Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3701 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!

Follow dan kunjungi kami melalui:
X (Twitter)
Visit Us
Follow Me
Bagikan artikel ini
Mochamad Fajar Aulia
Mochamad Fajar Aulia
Articles: 1516

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *