Biaya Admin Marketplace Naik, Brand Mulai Pindah ke Website Sendiri

Biaya Admin Marketplace Naik, Brand Mulai Pindah ke Website Sendiri

Bandung, BBF – Gelombang keresahan seller online kini semakin nyata. Kenaikan biaya admin marketplace yang terjadi secara bersamaan di berbagai platform membuat sejumlah brand lokal mengambil langkah berani: memindahkan fokus penjualan ke situs web mereka sendiri. True to Skin, Noera Beauty Care, Raecca, Watch Story, dan Iumi adalah sebagian nama yang sudah bergerak lebih dulu.

Mengapa Biaya Admin Marketplace Naik Jadi Titik Balik Bagi Brand Lokal?

Co-founder True to Skin, Cliffton, menyebut tokonya menghadapi tekanan berlapis: ekonomi yang melambat, persaingan merek yang kian ketat, harga bahan baku dan packaging naik hampir 30%, ditambah kenaikan biaya layanan dan logistik di marketplace yang “cukup signifikan dan sangat memberatkan seller.”

Noera Beauty Care menghadapi tekanan serupa — kenaikan biaya admin sekaligus munculnya biaya retur yang sebelumnya tidak ada. Brand kosmetik Raecca pun memilih solusi serupa: mendorong konsumen berbelanja di website resmi raeccaid.com dengan harga lebih spesial.

Toko online Watch Story bahkan memutuskan berhenti berjualan di Tokopedia sama sekali. Sementara Iumi mendorong pembeli beralih ke website resmi dan WhatsApp dengan harga lebih murah dibanding marketplace.

Respons Pemerintah: Regulasi Sedang Digodok

Keluhan soal biaya admin marketplace yang memberatkan UMKM sudah sampai ke Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Ia mengaku menerima keluhan hampir setiap hari melalui DM Instagram, Facebook, maupun WhatsApp. Pemerintah kini tengah menyusun revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023 yang akan mengatur batas biaya platform, termasuk potongan khusus bagi usaha mikro, kecil, dan produk dalam negeri.

“Spiritnya yakni memberikan perlindungan dan meningkatkan daya saing UMKM yang beraktivitas di e-commerce,” ujar Maman. Revisi masih dalam tahap sinkronisasi lintas-kementerian, termasuk dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Hukum, dan Sekretariat Negara.

Dampak Biaya Admin Marketplace Naik terhadap Pajak Bisnis Kamu

Ada sudut pandang yang sering luput dari diskusi ini: kenaikan biaya admin marketplace sebenarnya bisa menjadi pengurang pajak yang sah. Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) UU PPh, biaya admin platform, logistik, dan iklan marketplace boleh dikurangkan dari Penghasilan Kena Pajak — asalkan menggunakan skema pembukuan, bukan PPh Final 0,5%.

Sebagai ilustrasi, UMKM dengan omzet Rp1 miliar per tahun yang memiliki total biaya marketplace Rp134 juta berpotensi menghemat pajak hingga Rp20,1 juta per tahun dibanding yang tidak mencatat biaya tersebut dalam pembukuan. Semakin besar biaya marketplace yang tercatat rapi, semakin kecil pajak yang harus dibayar — secara legal dan sesuai undang-undang.

PPh Final 0,5% vs Pembukuan: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Jawabannya bergantung pada margin bisnis. Bisnis dengan margin tipis — seperti retail, kuliner, atau distributor — cenderung lebih hemat dengan skema pembukuan karena laba neto bisa berada di bawah PTKP sehingga pajak mendekati nol.

Keputusan pindah ke website sendiri tidak menghapus kewajiban pajak, tetapi membuka peluang optimasi yang lebih luas jika dikelola dengan pembukuan yang benar. Pastikan konsultasikan pilihan skema pajak dengan konsultan sebelum memutuskan.

FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Mengapa biaya admin marketplace naik sekarang?

Platform marketplace menyesuaikan struktur biaya seiring meningkatnya biaya operasional dan infrastruktur. Kenaikan mencakup biaya layanan, logistik, dan munculnya biaya retur. Hingga kini belum ada regulasi resmi yang membatasi besarannya — meskipun pemerintah sedang menyusun revisinya.

2. Apakah pindah ke website sendiri berarti bebas dari potongan biaya?

Tidak sepenuhnya. Biaya hosting, domain, payment gateway, dan marketing digital tetap ada. Namun umumnya lebih rendah dan lebih terkontrol. Keuntungan utamanya adalah kendali penuh atas margin dan data pelanggan.

3. Apakah biaya admin marketplace bisa dikurangi dari pajak?

Ya, berdasarkan Pasal 6 ayat (1) UU PPh, biaya admin marketplace termasuk biaya deductible — asalkan menggunakan skema pembukuan dan memiliki dokumentasi lengkap seperti invoice dan laporan fee dari dashboard seller.

4. Kapan lebih baik beralih dari PPh Final 0,5% ke pembukuan?

Pertimbangkan beralih jika: (1) biaya operasional besar relatif terhadap omzet, (2) margin neto tipis mendekati atau di bawah PTKP, atau (3) masa berlaku PPh Final hampir habis (7 tahun untuk WP OP). Konsultasikan dengan konsultan pajak untuk menghitung skenario terbaik.

5. Apa yang dimaksud Permendag 31 Tahun 2023 yang sedang direvisi?

Permendag Nomor 31 Tahun 2023 mengatur perizinan berusaha dan pengawasan pelaku usaha dalam perdagangan elektronik. Revisi yang sedang digodok akan menambahkan pengaturan biaya platform marketplace, termasuk potongan khusus bagi usaha mikro dan kecil serta produk dalam negeri.

Urusan pajak menjadi lebih mudah

Bukan hanya kemudahan, Konsultan pajak bandung BBF siap membantu sahabat BBF dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.

Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa  mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.

Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!

Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3701 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!

Follow dan kunjungi kami melalui:
X (Twitter)
Visit Us
Follow Me
Bagikan artikel ini
Mochamad Fajar Aulia
Mochamad Fajar Aulia
Articles: 1516

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *