Bandung, BBF – Pelaporan SPT Tahunan PPh 2024 menjadi tantangan besar bagi wajib pajak, terutama menjelang jatuh tempo. Bukan hanya karena harus menyelesaikan laporan tepat waktu, tapi juga karena adanya kendala teknis yang menghambat akses ke DJP Online.
Fitur keamanan baru berupa Multi Factor Authentication (MFA), yang bertujuan baik, justru jadi sumber masalah bagi banyak pengguna. Yuk, kita bahas apa yang sebenarnya terjadi!
Daftar isi
ToggleMenuju Jatuh Tempo, Sulit Lapor SPT Tahunan PPh 2024
Menjelang batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh 2024, wajib pajak orang pribadi maupun badan menghadapi hambatan yang cukup merepotkan. Biasanya, menjelang jatuh tempo, akses ke DJP Online sudah cukup padat.
Tapi kali ini, masalah menjadi semakin parah karena fitur keamanan baru yang mengharuskan pengguna memasukkan kode verifikasi tambahan (MFA). Masalahnya, kode verifikasi ini sering kali lambat dikirim oleh server DJP Online. Hasilnya? Banyak wajib pajak yang kesulitan login untuk menyelesaikan laporan mereka.
Padahal, menjelang deadline, waktu menjadi sangat berharga. Setiap menit yang terbuang untuk menunggu kode verifikasi terasa begitu mengganggu. Banyak pengguna yang akhirnya merasa frustasi karena proses yang seharusnya cepat justru menjadi berlarut-larut.
Sudah Mulai 1 Desember 2024
Fitur baru MFA ini sebenarnya sudah mulai diberlakukan sejak 1 Desember 2024. Dalam sistem ini, wajib pajak yang ingin login ke DJP Online harus memasukkan satu kode verifikasi tambahan selain username dan password. Fitur ini pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan keamanan akun wajib pajak.
Namun sayangnya, implementasi fitur ini terhambat oleh masalah teknis. Kode verifikasi yang dikirim melalui email atau SMS sering kali tidak responsif alias terlambat diterima oleh pengguna. Kondisi ini membuat banyak wajib pajak merasa kesulitan untuk mengakses akun mereka, terutama saat ingin melapor menjelang batas waktu.
MFA (Multi Factor Authentication) Tujuannya Bagus
Menurut DJP, fitur MFA ini punya tujuan yang sangat baik. Dengan menggunakan lebih dari satu faktor verifikasi, DJP ingin memastikan bahwa hanya pemilik akun yang bisa mengakses informasi di DJP Online. Fitur ini dirancang untuk melindungi akun wajib pajak dari potensi pencurian data dan kejahatan siber.
Namun, niat baik ini jadi kurang efektif karena masalah teknis yang muncul. Banyak wajib pajak yang merasa bahwa alih-alih membantu, fitur MFA justru menghambat mereka dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Beberapa bahkan merasa bahwa waktu yang mereka habiskan untuk mengurus kode verifikasi bisa digunakan untuk menyelesaikan hal lain yang lebih produktif.
Apa Solusinya?
DJP perlu segera memperbaiki sistem pengiriman kode verifikasi ini agar lebih cepat dan responsif. Selain itu, menyediakan alternatif mekanisme keamanan seperti aplikasi autentikator mungkin bisa menjadi opsi tambahan.
Fitur MFA yang diterapkan oleh DJP punya tujuan baik untuk meningkatkan keamanan. Namun, masalah teknis yang muncul justru membuat wajib pajak kesulitan dalam melapor SPT Tahunan PPh 2024. Dengan perbaikan sistem yang lebih responsif, diharapkan fitur ini bisa membantu, bukan menghambat. Buat kamu yang masih berjuang melaporkan SPT, tetap sabar dan semoga masalah ini segera teratasi!
Urusan pajak menjadi lebih mudah
Bukan hanya kemudahan, bisnis best friend siap membantu sahabat bbf dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.
Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.
Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!
Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3701 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!










