Manfaat Revaluasi Aset Tetap Untuk Pajak, revaluasi aset tetap merupakan penilaian aset tetap perusahaan.
Hal ini dilakukan karena adanya kenaikan nilai aset tetap di pasaran atau karena rendahnya nilai aset tetap
dalam laporan keuangan perusahaan.
Tujuannya adalah, agar perusahaan bisa melakukan penghitungan penghasilan dan biaya dengan lebih wajar.
Baca juga : 5 Jenis Kredit Pajak Penghasilan Yang Dibolehkan Untuk Wajib Pajak Badan
Jadi, hasil revaluasi aset bisa mencerminkan nilai dan kemampuan perusahaan yang sebenarnya.
Aset apa saya yang bisa direvaluasi?
- Aset tetap berwujud yang berada di Indonesia
- Dimiliki dan digunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan yang merupakan objek pajak.
Apa hubungannya dengan pajak?
Revaluasi aset tetap bertujuan untuk mentaati peraturan perpajakan, yang diantaranya mengatur jika
revaluasi aset tetap tidak bisa dilakukan kembali sebelum melewati jangka waktu lima tahun.
Baca juga : Apa itu faktur pajak uang muka?
Kecuali, bisa dilakukan untuk sebagian atau semua aset tetap, masa manfaat aset tetap sesudah revaluasi disesuaikan kembali menjadi manfaat penuh untuk kelompok aset tersebut.
Dan dasar penyusutan aset tetap adalah nilai pada saat revaluasi tetap.
Manfaat revaluasi aset tetap
Meringankan Kewajiban Perpajakan
Dengan seiring berjalannya waktu nilai aset bertambah, maka biaya penyusutan juga ikut bertambah.
Naiknya biaya penyusutan setelah revaluasi yang dibebankan dalam laporan keuangan perusahaan dapat
membantu meringankan kewajiban perpajakan perusahaan Anda pada tahun-tahun selanjutnya. Keuntungan
satu ini disampaikan langsung oleh Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan melalui salah satu
artikel yang diterbitkan pada situs resmi mereka.
Mengontrol Permodalan
Adanya revaluasi aset mampu membantu Anda mengontrol permodalan. Dengan begitu, rasio utang terhadap
ekuitas atau debt-to-equity ratio akan turun. Selaku nasabah, perusahaan non-bank pun bisa meminjam lebih
banyak dana dari bank. Menariknya, keuntungan ini sejalan dengan manfaat yang akan didapatkan bank. Apabila
modal meningkat, maka rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio juga ikut meningkat. Artinya, bank
akan memiliki lebih banyak kemampuan untuk mengucurkan dana kredit bagi perusahaan dan nasabah lainnya.
Menarik Minat Investor terhadap Perusahaan
Pada dasarnya, revaluasi aset dapat membantu meningkatkan performa keuangan perusahaan. Hal ini tentu akan
sangat berguna untuk menarik minat investor terhadap perusahaan Anda. Berbekal modal kuat, perusahaan Anda
bisa menjaring dana dari penawaran saham atau penerbitan obligasi. Kepercayaan kreditur pun juga meningkat
berkat dampat baik beberapa rasio keuangan perusahaan, khususnya yang ditunjukkan oleh debt-to-assets ratio dan
debt-to-equity ratio.








